Campuran air kelapa, jeruk nipis, dan garam dapat obati COVID-19? Ini faktanya

Jakarta (ANTARA / JACX) – Pesan berantai tentang ramuan yang seharusnya bisa menyembuhkan COVID-19 kembali ramai diperbincangkan oleh netizen di berbagai tempat. peron media sosial dan di aplikasi layanan pesan instan WhatsApp.

Seorang pengguna Facebook, dalam unggahannya pada Sabtu (15/8), merekomendasikan ramuan herbal yang mengandung campuran air kelapa muda, air jeruk nipis, dan garam sebagai obat penenang COVID-19.

Berikut isi klaim dalam unggahan tersebut:

"Ini adalah obat pemberian Tuhan yang mudah ditemukan dan sangat efektif.
1 air kelapa muda
1 buah lemon peras
1 sendok makan garam
Semuanya diaduk dan airnya diminum … dijamin 1 jam kemudian virus akan hilang ….
Semoga semua orang dalam keadaan sehat. "

20 pengguna Facebook lainnya menanggapi narasi terkait upaya pemulihan dari jenis baru infeksi virus corona dan mendapat 13 komentar pada Minggu (16/8).

Namun, apakah benar ramuan herbal ini bisa menyembuhkan penderita COVID-19?

Tangkapan layar campuran tipuan air kelapa, jeruk nipis, dan garam dapat mengobati COVID-19. (Facebook)

Penjelasan:

Hingga saat ini, Badan Kesehatan Dunia (WHO) belum mencantumkan jamu atau suplemen apa pun yang dapat menyembuhkan jenis baru virus corona atau Sindrom Pernafasan Akut Parah Coronavirus 2 (SARS-COV2).

"Tidak. Saat ini tidak ada bukti yang mendukung penggunaan suplemen herbal untuk mencegah atau menyembuhkan COVID-19," organisasi yang berbasis di Jenewa, Swiss itu menjelaskan di situs resminya.

Tangkapan layar pernyataan WHO tentang tidak adanya pengobatan herbal yang dapat menyembuhkan COVID-19. (Facebook)

Dalam upaya melindungi kesehatan masyarakat dari infeksi COVID-19, para ilmuwan di seluruh dunia berlomba-lomba membuat vaksin corona baru.

Namun, karena tidak ada vaksin yang memenuhi syarat, WHO membuka pintu untuk penggunaan jamu tradisional sebagai pengobatan alternatif. Ngomong-ngomong, obat herbal harus melalui uji klinis terlebih dahulu, seperti dilansir Sindonews.com pada 9 Mei 2020.

"Terapi medis tradisional dan alami harus menjalani uji klinis untuk menentukan aspek efektivitas dan keamanan," kata pernyataan dari Kantor Wilayah Afrika WHO.

Baca:  Kemarin, sepeda listrik Jeep hingga Meghan Markle diminta copot gelar

WHO menekankan kehati-hatian karena informasi yang salah di media sosial tentang efektivitas pengobatan tradisional.

Dari kumpulan informasi ini, dapat disimpulkan bahwa ramuan herbal yang mengandung campuran air kelapa muda, air jeruk nipis, dan garam, saat ini belum terbukti menyembuhkan COVID-19 karena belum lolos tahap uji klinis sesuai ketentuan WHO.

Klaim: Campuran air kelapa, jeruk nipis, dan garam dapat mengobati COVID-19
Peringkat: Salah / Disinformasi

Baca juga: Virus Corona Sengaja Disebarkan Apoteker Indonesia? Lihat faktanya

Baca juga: Cek Fakta: Bisakah daun mindi mengobati COVID-19?

Reporter: Tim JACX
Editor: Imam Santoso
HAK CIPTA © ANTARA 2020