Cara potong sayuran untuk maksimalkan nilai gizinya

Cara potong sayuran untuk maksimalkan nilai gizinya

Jakarta (ANTARA) – Sayuran memang kaya akan nutrisi dan cara Anda memotong dan mengupasnya ternyata bisa memengaruhi kandungan nutrisinya. Tidak hanya caranya, penggunaan alat berupa pisau tumpul juga dapat mempengaruhi kandungan nutrisi pada sayuran.

Konsultan diet di India, Garima Goyal memberikan tips untuk Anda mengolah sayuran. Berikut penjelasannya, seperti dilansir Indian Express:

1. Mencuci, aturan pertama saat menangani sayuran

Mencuci sebelum memotong atau mengelupas tidak hanya untuk menghilangkan kotoran dan bakteri berbahaya yang ditemukan di lapisan luar sayuran, tetapi juga untuk mempertahankan semua vitamin yang larut dalam air yang ada di dalamnya. Mencuci sayuran setelah dipotong atau dikupas dapat menyebabkan hilangnya vitamin larut air yang bermanfaat.

2. Jangan gunakan pisau tumpul

Banyak penelitian menunjukkan bahwa sayuran bisa rusak jika dipotong dengan pisau tumpul. Pisau tumpul lebih mungkin menyebabkan kerusakan yang tidak diinginkan daripada pisau tajam.

Baca juga: Saran tiga bumbu dan bahan untuk membuat sayur lebih enak

Baca juga: Para ahli merekomendasikan makan sayur sekaligus setelah masak

Selain itu, pisau tumpul membuat sayuran lebih rentan kehilangan elektrolit termasuk kalium dan kalsium dari sayuran. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan jumlah produksi bau busuk.

3. Sambil mengupas

Menjaga kulit terkelupas dan kulit sangat tipis adalah cara terbaik untuk mendapatkan jumlah nutrisi yang maksimal. Bakteri berbahaya termasuk E. coli dan Listeria معصوم ua cenderung tidak ada dalam sayuran yang dikupas dengan tangan dibandingkan yang menjalani pengelupasan mesin.

5. Metode penghitungan

Sayuran yang sangat bagus tidak berguna. Semakin halus Anda memotong sayuran agar terlihat lezat, semakin banyak kerusakan yang kita lakukan pada nutrisinya.

Sayuran cincang halus lebih cenderung busuk daripada sayuran cincang kasar. Cara pemotongan ini dapat menyebabkan sayuran kehilangan kelembapan dan warna alami, sehingga mengurangi kandungan nutrisinya.

Baca:  Pentingnya variasi menu pada makanan anak

Jika Anda berencana untuk menyimpan sayuran dan menggunakannya nanti, coba potong menjadi potongan yang lebih besar.

6. Mengenal sayuran

Tidak semua sayuran perlu dipotong, dicincang, atau dikupas. Usahakan untuk tidak mengupas semua sayuran dan simpan sedikit kulit seperti mentimun, tomat, kentang, dan terong.

Baca juga: Rekomendasi sayuran glikemik rendah untuk penderita diabetes

Baca juga: Apakah Lebih Baik Menurunkan Berat Badan Sayur atau Buah Dulu?

Baca juga: Bagaimana cara menyimpan makanan agar tahan lebih lama selama isolasi

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
HAK CIPTA © ANTARA 2020