Jenis teh terbaik untuk ringankan gejala asma

Jenis teh terbaik untuk ringankan gejala asma

Jakarta (ANTARA) – Minum teh dipercaya dapat meredakan stres, menambah energi, meredakan migrain dan lain-lain, bahkan teh dipercaya dapat meredakan gejala asma.

Penelitian menunjukkan bahwa ada ribuan bahan dan bumbu yang digunakan dalam bentuk teh selama berabad-abad untuk mengatasi masalah pernapasan.

Jika Anda memiliki gejala asma ringan, jenis teh berikut bisa membantu meredakannya, seperti dilansir Boldsky, Kamis.

Baca juga: Latihan terbaik untuk penderita asma

Teh hitam

Teh hitam merupakan minuman populer yang dikonsumsi di seluruh dunia. Teh ini berasal dari tumbuhan Camellia sinensis. Penelitian menunjukkan bahwa teh hitam mengandung kafein yang dapat membantu melonggarkan saluran udara dan meningkatkan fungsi paru-paru. Ini juga dapat memberikan bantuan sementara dari gejala asma.

Baca juga: Teh hitam hingga jus tomat baik untuk penderita diabetes tipe 2

Teh hijau

Teh hijau, salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi, juga berasal dari tumbuhan Camellia sinensis. Teh hijau penuh dengan antioksidan dan senyawa tumbuhan bermanfaat.

Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa teh hijau mengandung epigallocatechin gallate (EGCG), senyawa tanaman yang dapat membantu mengurangi peradangan saluran napas pada tikus penderita asma bronkial. Selain itu, teh hijau mengandung kafein, yang dapat meningkatkan fungsi saluran napas hingga empat jam pada pasien asma, memberikan kelegaan sementara.

Baca juga: Saran ahli: teh hijau untuk pagi hari, teh hitam di malam hari

Teh jahe

Jahe (Zingiber officinale) merupakan bumbu dapur terkenal yang mengandung nutrisi dan senyawa bioaktif. Sebuah studi tentang tabung reaksi yang menggunakan sel manusia menemukan hal itu gingerol dan shogaols.dllDua senyawa penting yang ditemukan dalam jahe dapat membantu melawan asma dengan mengurangi peradangan pada saluran udara.

Penelitian lain menunjukkan bahwa jahe dapat mengurangi gejala asma secara efektif pada pasien asma.

Baca:  Kota-kota favorit untuk staycation jelang cuti bersama akhir Oktober

Teh kayu putih

Pohon ekaliptus banyak digunakan untuk pengobatan. Daun pohon eukaliptus digunakan untuk membuat teh kayu putih dan minyak esensial kayu putih.

Teh kayu putih mengandung antioksidan dan senyawa tumbuhan seperti kayu putih atau yang disebut juga kayu putih. cineole, yang telah terbukti membantu meredakan gejala asma. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa aktivitas anti-inflamasi kayu putih dapat membantu mengatasi gejala asma.

Baca juga: Cara membuat air jahe sendiri

Licorice

teh licorice terbuat dari akar tanaman licorice (Glycyrrhiza glabra) digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati berbagai penyakit termasuk asma.

Penelitian pada hewan menunjukkan ekstrak itu glycyrrhizin.dll dari akarnya licorice dapat membantu meredakan gejala asma, terutama bila dikombinasikan dengan obat asma saat ini. Namun studi penelitian manusia masih terbatas dan diperlukan penelitian lebih lanjut.

Teh mullein

Teh mullein adalah minuman aromatik yang telah digunakan selama berabad-abad untuk mengobati sejumlah penyakit termasuk asma. Teh mullein terbuat dari daun mullein (Verbascum thapsus), tanaman berbunga.

Studi penelitian pada hewan dan manusia menunjukkan bahwa teh mullein dapat membantu mengobati gejala asma dengan mengurangi peradangan, yang membantu mengendurkan otot-otot di saluran udara. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian di bidang ini

Teh Rooibos

Teh rooibos adalah teh kaya rasa yang terkenal dengan khasiat obatnya. Itu dibuat dengan menggunakan daun dari tanaman rooibos (Aspalathus linearis). Sebuah penelitian menunjukkan bahwa teh rooibos dapat meredakan asma, alergi, dan masalah kesehatan lainnya.

Baca juga: Kurang populer, teh putih memiliki banyak manfaat

Baca juga: Benarkah minum teh biasa bisa menurunkan kolesterol?

Baca juga: Cek Fakta: Teh Bisa Sembuhkan COVID-19, Benarkah?

Penerjemah: Maria Cicilia
Editor: Suryanto
HAK CIPTA © ANTARA 2020