Manfaat garam hitam, mengatur tekanan darah juga cegah kram otot

Manfaat garam hitam, mengatur tekanan darah juga cegah kram otot

Jakarta (ANTARA) – Garam hitam mungkin belum terlalu populer di Indonesia, namun di India jenis ini biasa digunakan dalam masakan dan sebagai bahan obat karena memiliki banyak manfaat.

Garam hitam adalah sejenis garam batuan vulkanik India yang bersumber dari kaki bukit pegunungan Himalaya di India, Pakistan, Nepal dan Bangladesh.

Garam hitam ada banyak jenis, yang paling umum adalah garam hitam Himalaya yang berwarna coklat kemerahan. Varietas garam hitam lainnya dapat berkisar dari merah muda hingga ungu muda.

Banyak orang menggunakan garam hitam sebagai pengobatan rumahan untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk kram otot, kembung, dan mulas. Berikut beberapa manfaat garam hitam menurut Boldsky, Selasa.

1. Mengontrol tekanan darah

Garam hitam lebih rendah natrium daripada garam biasa. Garam hitam juga bisa menjadi alternatif yang baik untuk garam komersial biasa, terutama untuk orang dengan tekanan darah tinggi.

Asupan garam yang tinggi dikaitkan dengan tekanan darah tinggi, kanker perut, dan pengeroposan tulang.

Baca juga: Bisakah MSG menggantikan garam?

Baca juga: Dosen IPB University Membuat Inovasi Garam Sehat Berbahan Dasar Rumput Laut

2. Meningkatkan kesehatan pencernaan

Garam hitam juga diklaim dapat meningkatkan pencernaan dan mengurangi penyakit terkait perut lainnya seperti sembelit, refluks asam, kembung dan gas. Namun, studi penelitian ilmiah lebih lanjut diperlukan untuk mendukung klaim ini.

3. Mencegah kram otot

Garam hitam dapat membantu mengatur fungsi otot dan meredakan nyeri otot yang disebabkan oleh kandungan kalium di dalamnya. Kalium adalah mineral penting yang membantu mengatur kontraksi otot dan mencegah kram otot.

4. Membantu menurunkan berat badan

Garam hitam mengandung sedikit sodium yang dapat membantu dalam manajemen berat badan. Namun, penelitian yang mendukung hal ini terbatas dan penelitian lebih lanjut diperlukan.

Baca:  Patricia Gouw ubah kebiasaan sejak pandemi

5. Dapat mengurangi retensi air

Retensi air terjadi ketika kelebihan air menumpuk di tubuh Anda, terutama di perut, kaki dan lengan yang menyebabkan pembengkakan, kembung, kekakuan pada persendian, penambahan berat badan, nyeri di bagian tubuh yang terkena dan perubahan warna kulit serta pembengkakan kulit.

Salah satu penyebab retensi air adalah terlalu banyak mengonsumsi garam sehingga beralih ke garam hitam dapat membantu mengurangi retensi air. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami mekanisme pasti yang bertanggung jawab atas manfaat ini.

6. Meningkatkan kesehatan kulit dan rambut

Karena garam hitam tinggi mineral, dapat membantu memperbaiki tekstur kulit dan rambut. Bukti anekdot menunjukkan bahwa garam hitam dapat meningkatkan pertumbuhan rambut Anda dan mendetoksifikasi tubuh untuk menghilangkan semua racun, sehingga meningkatkan kesehatan rambut dan kulit.

Baca juga: Langkah Idul Fitri agar tetap sehat di tengah pandemi COVID-19

Baca juga: Kurangi kecap menjadi kecap, langkah pertama mengontrol asupan garam harian

Baca juga: Kurangi asupan garam untuk kesehatan ginjal

Reporter: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
HAK CIPTA © ANTARA 2020